• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
64 dilihat       28 Juli 2026

BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kapasitas Penyuluh Majene dalam Implementasi Program PM-AAS

POLEWALI MANDAR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat kembali menerima kunjungan seluruh penyuluh pertanian Kabupaten Majene bersama sejumlah perwakilan kelompok tani pada Selasa (28/7). Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi piloting Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar ini bertujuan memperkuat pemahaman penyuluh terhadap implementasi Program PM-AAS sebagai bagian dari percepatan modernisasi pertanian nasional.

Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke lahan piloting PM-AAS. Para peserta diajak mengamati perkembangan pertanaman padi sekaligus melihat penerapan berbagai teknologi budidaya yang menjadi komponen utama PM-AAS. Melalui pembelajaran langsung di lapangan, penyuluh memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan teknologi yang diharapkan dapat direplikasi di wilayah kerja masing-masing.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan dan diskusi teknis mengenai pelaksanaan Program PM-AAS yang menjadi bagian dari target nasional pengembangan pertanian modern seluas 1 juta hektare. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Barat memperoleh target penerapan PM-AAS seluas 6.053 hektare, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani untuk mewujudkan target tersebut.

Materi teknis pelaksanaan PM-AAS disampaikan oleh Muhammad Suhadi, selaku LO Polewali Mandar dari CWS Provinsi Sulawesi Barat. Ia menjelaskan tahapan implementasi program, mulai dari persiapan lahan, pola tanam, pendampingan petani, hingga strategi pelaksanaan di tingkat lapangan agar penerapan PM-AAS dapat berjalan sesuai rekomendasi teknis.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dari para penyuluh Kabupaten Majene. Beberapa peserta menanyakan strategi pendekatan kepada petani agar lebih terbuka terhadap penerapan teknologi baru, mengingat perubahan pola budidaya sering kali memerlukan proses adaptasi. Selain itu, peserta juga menggali informasi mengenai langkah-langkah pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) agar produktivitas tanaman tetap terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Ricky, Tim Teknis Pelaksana Lapangan BRMP Sulawesi Barat, menjelaskan pentingnya pengelolaan air menggunakan teknologi Alternate Wetting and Drying (AWD) dalam sistem budidaya PM-AAS. Menurutnya, metode AWD memungkinkan pengairan dilakukan secara berselang sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kebutuhan tanaman.

"Melalui teknologi AWD, penggunaan air dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan tanaman. Selain menghemat penggunaan air, metode ini juga membantu menjaga kondisi perakaran tetap sehat sehingga mampu mendukung pertumbuhan tanaman dan memaksimalkan hasil panen," jelas Ricky.

Pertemuan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para penyuluh aktif bertukar pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing, serta merumuskan berbagai strategi pendampingan agar teknologi PM-AAS dapat diterima dan diterapkan oleh petani. Forum ini menjadi wadah pembelajaran yang memperkuat sinergi antara BRMP Sulawesi Barat, penyuluh, dan petani dalam mendukung percepatan modernisasi pertanian.

Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya sebagai pusat penerapan dan diseminasi inovasi pertanian. Penguatan kapasitas penyuluh diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi PM-AAS di tingkat petani, meningkatkan produktivitas padi, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Sulawesi Barat.(AA)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulbar, Dinas Pertanian Pasangkayu serta PPL matangkan akselerasi PM-AAS
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Bergerak Identifikasi Sawah Terdampak Kekeringan di Polewali Mandar
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Berkolaborasi Lakukan Mitigasi Kekeringan di Kab. Polewali Mandar
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Perkuat Sinergi Irigasi dan Mitigasi Kekeringan Dukung Swasembada Pangan
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Program PM-AAS

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved